Postingan

Petunjuk Pemakaian Aplikasi Sistem Informasi Digital Printing (SIDP) 3

Gambar
C. Surat Jalan Form ini digunakan untuk mencatat, barang order yang telah dikirim sebagian atau seluruhnnya ke customer. Dilengkapi cetak nota surat jalan untuk serah terima barang terkirim. Langkah mencatat: 1. no surat jalan otomatis terbentuk 2. cari no order yang akan dikirim ke customer 3. isikan nama file yang akan dikirim 4. isikan jumlah 5. tekan simpan D. Invoice ( Tagihan ) Digunakan untuk membuat tagihan dari order yang telah dikerjakan dan telah dikirim barang tersebut ke customer. Langkah: 1. pilihlah no order yang sesuai dengan identitas customer 2. pilih nama file yang akan ditagih 3. tentukan harga per satuan 4. tekan Simpan Item 5. tekan NO jika item yang disimpan sudah tidak ada, isilah PPN dan Diskon per nota tekan tombol Simpan untuk mengakhiri

Petunjuk Pemakaian Aplikasi Sistem Informasi Digital Printing (SIDP) 2

Gambar
Alur data sesuai desain di menu vertikal 1. Customer datang dengan membawa file desain ( *.jpeg, dan file image lainnya ) 2. Diterima dan dicatat bagian order a. pencatata Customer dan nama file b. penentuan jenis order dalam suatu divisi tertentu 3. Catat form produksi, mengambil no order. No order hanya akan tampil data di form pencarian, apabila Item order seusai dengan Divisi yang melekat pada user saat login. Missal: mr.X adalah staf bag divisi indoor, pd form Password, akan diberi user name dan password serta divisinya. Pada saat mencatat form Produksi,hanya akan mencatat no order yang sesuai dengan divisi indoor saja. 4. Surat Jalan, digunakan untuk mengirimkan orderan yang siap dipakai, ke customer. Tujuannya, utk menghindari kerusakan di gudang dan sesegera mungkin dipakai di customer 5. Invoice (tagihan), untuk membuat nota tagihan. Tahap tahap penggunaan aplikasi: DATA INDUK a. Form Material Digunakan untuk mencatat layanan yang disediakan. Data ini akan digunakan saat ...

Petunjuk Pemakaian Aplikasi Sistem Informasi Digital Printing (SIDP) 3

Gambar
A. Order Form yang digunakan untuk mencatat order kerjaan dari pelanggan. Langkah: A. Tekan tombol Baru utk mengkosongkan isian sekaligus membuat NO ORDER B. Atur tanggal C. Wajib isi kotak: ID Customer, Karyawan ,Material dan Dept D. Isilah QTY, Panjang, Lebar dan Lainnya, sebagai ukuran dari orderan yang diminta E. Pilih satuan, menentukan pada konversi yang akhirnya akan mengurangi bahan baku F. Pilih Dept,menentukan user di produksi yang hanya bisa mencatat no order yang terdapat item kerjaan dengan dept yang sama. G. Tekan tombol Simpan Tombol Ubah digunakan untuk mengubah berdasar No order keseluruhan, jika ingin mengubah ITEM order, dengan cara: 1) Pilih data pada table, klik 2 x akan tampak pesan konfirmasi "Yakin akan menghapus item ini?" 2) Pilih YES, item di table akan hilang, akan tetapi kotak isian di atas masih terisi data lama. 3) Ubah data yang lama, dan tekan tombol Simpan Tombol Hapus, digunakan untuk menghapus data keselurahan no order, untuk menghapus ...

Petunjuk Pemakaian Aplikasi Sistem Informasi Digital Printing (SIDP) 1

Gambar
System Informasi Digital Printing (SIDP) ini bersifat multi user. Tiap modul/form yang ada di aplikasi SIDP hanya bisa diakses/dibuka oleh user yang telah disesuaikan DIVISI atau bagian tempat kerja. Cakupan SIDP meliputi cetak mencetak dalam bahan tertentu dengan lebar yang disesuaikan dengan mesin digital printing. Tampilan pada form utama SIDP Lihat gambar di atas A - > menu horizontal ( atas kiri ) B - > menu vertikal ( kanan samping ) Apabila diperbesar tampak sbb: Secara garis besar, menu horisontal berisi laporan-laporan data transaksi dan form Utility ( seting Hak akses dan password ). Sedangkan menu vertical, berisi form-form untuk input data transaksi. Tahap pertama dalam menjalankan aplikasi adalah, mencatat data induk, mulai dari Material sampai dengan Supplier. Ganti Kunci (Password) Form ini digunakan untuk LOGIN saat aplikasi dijalankan. Selain mengisi user dan password, juga mengisi NIP dari data karyawan. Sehingga hanya data karyawan yang telah dicat...

Menu Utama dalam Digital Printing – Surat Jalan

Gambar
Percetakan dalam perkembangan setelah mengenal teknologi komputasi, mempunyai lompatan yang luar biasa. Yang dari suatu cetakan manual, dengan desain ”Mal” dan berulang ulang dalam prosesnya, sekarang begitu dimudahkan dengan digitalisasi. Customer datang ke Digital Printing, dengan membawa flashdisk, yang berisi gambar yang telah jadi ( jpeg ) atau juga masih dalam format file grafis, corel, photoshop dll. Suatu usaha digital printing,.mempunyai beberapa tahap proses bisnis. Alur proses dimulai dari Penerimaan order, produksi/pencetakan, delivery/surat jalan, dan invoice/tagihan.

Digital Printing, unik dalam perhitungan nilai tagihan

Gambar
Dalam manajemen administrasi digital printing, suatu order yang masuk berupa suatu file yang siap edit untuk dicetak. File bisa berupa gambar (jpg) atau pun masih berupa file corel dan format lainnya yang mendukung. Jelas berbeda apabila dibandingkan dengan sistem retail,.digital printing adalah suatu produk jasa yang didalamnya ada bahan baku yang meliputinya. Disamping ada ukuran baek panjang, lebar, serta jumlah ada juga tentang harga per unitnya alur sistem informasi digital printing meliputi: 1. terima order 2. proses produksi 3. delivery (pengiriman barang) 4. invoice (tagihan) desain unik digital printing, selain detail mengenai jenis order, juga mengenai nilai order itu sendiri. Misal kartu nama mempunyai hitungan nilai dengan perkalian harga per box dengan jumlah box yang dipesa , bandingkan dengan spanduk atau X Banner, yang mempunyai hitungan panjang kali lebar kalu dan kalikan dengan harga persatuannya. Padahal desain dalam invoice/tagihan mesti berada dalam 1 form/...

Digital Printing Rumahkode WP

Gambar
Era kini adalah era digitalisasi, dengan semakin maju dalam teknologi komputasi, semakin maju pula teknik mencetak / printing. Tengoklah beberpa dekade ke belakang, adalah teknik sablonase untuk mencetak berbagai media, antara lain, kaos, spanduk, kertas dan plastik bungkus, serta masih banyak lagi. Dilihat dari sisi alat dan bahan, teknik sablonase memerlukan lebih banyak bahan dan kecermatan dalam mendesain ”mal” atau cetakan. Dilhat dari sisi proses, adalah lumayan ribet dalamnya. Digitalsasi menjembatani, sehingga semakin mudah, semakin efisien dalam proses pembuatan dan bahan cetaknya yang semakin beragam. Kota jogjakarta, sangat marak bisnis printing ini. Dan saya yakin, dikota lain banyak bermunculan bisnis sejenis. Kebutuhan akan media iklan/advertasing out door, sehingga semakin digital printing ini banyak dibutuhkan. Secara perkembangan digital printing berjalan seiring dengan percetakan buku/majalah, yang dulu dikenal dengan offset. Akan tetapi, melihat cakupan customer,...

Lembaga Bimbingan Belajar, sistem informasi rumahkode

Gambar
Semakin tinggi persaingan dan beratnya dalam dunia pendidikan, semakin dirasakan, para orang tua ”memaksakan” putra putrinya untuk ke Lembaga Bimbingan Belajar . Suatu usaha, agar nilai rapor/NEM siswa menjadi ”pass ticket” menuju sekolah negeri/favorit yang berbiaya rendah. ( download lah file EXE revisi, copy paste ke folder destinasi saat instal ) Seiring itu, LBB (Lembaga Bimbingan Belajar) bermunculan di berbagai kota, dan perlulah untuk mempunyai pencatatan administrasi keuangan yang baik, dengan berinvestasi ke sistem monitoring keuangan yang handal. Tertib administrasi, tertib pencatatan keangan, salah satu pilar berhasilnya usaha. Dengan komputerisasi yang tersistematik, pengelola LBB tidak kuatir akan alokasi dan kebocoran uang yang tidak jelas. Sistem keuangan LBB satu dengan yang lainnya, patilah mempunyai desain dan aturan bisnis yang berbeda, olehkarena itu..customisasi sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan sistem bisnis Anda. Dalam sistem ini, ada modul penda...

Kode Barang, barcode dan karakter angka dalam sistem informasi

Gambar
Kode dalam suatu sistem informasi database manajemen, merupakan ID/penanda, bersifat unik, sehingga mewakili keseluruhan atribut data itu. Hal ini berarti, kode dapat dipanggil lagi dan otomatis keterangan lain akan tampil. Adalah suatu kode batang atau barcode yang mewakili suatu karakter latin yang secata otomatis akan diubah ke dalam simbol batang. Dalam praktek lapangan, panjang kode batang sangat dipengaruhi oleh karakter yang digunakan. Karakter huruf, tidak disarankan untuk digunakan dalam kode batang ini (barcode) karena akan memboroskan tempat alias panjang. Cobalah Anda amati, dalam setiap barcode label suatu produk apapun di pasaran, hampir selalu dipastikan, bahwa kode latin selalu berupa angka buka karakter huruf dan lainnya Pada gambar di atas, meskipun kedua kode mempunyai 8 karakter, akan tetapi panjang barcode dengan karakter huruf, lebih panjang dibanding angka. Pilihan barcode font yang digunakan adalah memakai ” Code128bWin.ttf” font ini termasuk irit dalam le...

Jangan pasang ”Bom Waktu” di usaha Anda

Perkembangan usaha tanpa diatur pencatatan administrasi keuangan, ibarat menyimpan ”bom waktu”. Siap atau tidak siap, bom ini akan meledak dan dengan waktu yang sulit untuk diperkiraakan. Beruntunglah, apabila bila bom hanya merusak sebagian bangunan, bagaimana jika meluluhlantakkan ”kerajaan bisnis” Anda yang telah Anda bangun belasan bahkan puluhan tahun? Pengalaman kami selama pendampingan sebagai konsultan IT,( yang fokus pada komputerisasi bisnis ), faktor yang sangat menggangu kinerja usaha, yaitu pencatatan yang kacau. Hal ini sangat merugikan usaha Anda! ”Apabila pengeluaran uang, tidak ada pencatatan yang jelas, kapan digunakan, untuk apa, dan siapa yang memakai uang tersebut. Atau sebaliknya, pendapatan yang semestinya diterima dari pelanggan atau pelunasan piutang dari customer, tidak ada bukti catatan transaksinya.”Pastilah ”bom waktu” hanya tinggal tunggu waktu, akan merusak bangunan bisnis Anda. Tidak hanya itu, catatan transaksi yang dapat cepat dilaporkan, akan san...