Postingan

Aplikasi Koperasi Simpan Usaha (KSU) 2

Gambar
Transaksi Pengajuan Pinjaman Sebelum nasabah pinjaman menerima uang, ada pencatatan di modul pengajuan pinjaman. Dalam modul ini, dicatat identitas nasabah berdasar ID berupa nomor rekening. Dan selanjutnya, no pengajuan ini sebagai acuan untuk transaksi pelunasan/angsuran pinjaman. Cara: 1. no transaksi, otomatis terbentuk (abaikan) 2. cari no rekening dari nasabah yang dimaksud (tekan tombol B, lihat gambar) 3. isikan “nilai pinjaman”, kemudian ENTER, agar masuk ke “periode angsuran” 4. isikan “periode angsuran” dalam orde bulan, kemudian ENTER. Otomatis akan menghitung “nilai angsuran” per bulan dan masuk ke “bunga” 5. isi anggunan (boleh tidak diisi), sebagai keterangan untuk mengetahui barang jaminan 6. tekan tombol Simpan untuk mengakhiri. Keterangan: Tombol A dan B (dan semua tombol yang berada di samping kanan kotak isian) digunakan untuk memunculkan form pencarian data. Transaksi Pelunasan Pinjaman Digunakan untuk transaksi angsuran pinjaman. Pelunasan pinjaman ini, berdas...

Aplikasi Koperasi Simpan Usaha (KSU) 1

Gambar
Aplikasi Koperasi Simpan Usaha, terdiri dari transaksi penyimpanan uang nasabah (tabungan) dan peminjaman. Data nasabah tabungan dan pinjaman, dibedakan ID atau nomor pengenalnya. Tampilan aplikasi KSU saat mula tampak, gambar di bawah ini. Skema alur data KSU : 1. mengisi data induk nasabah ( yang membedakan tabungan dan pinjaman) dengan nomor rekening secara otomatis akan terbentuk. 2. transaksi dibedakan: a. Pinjaman i. Pengajuan pinjaman (dan selanjutnya, nomor pinjaman sebagai acuan dalam transaksi pelunasan pinjaman) ii. Pelunasan b. Tabungan i. Terdiri dari 4 jenis transaksi: setoran, penarikan, bunga saldo dan administrasi ii. Penghitungan bunga saldo, secara otomatis berdasar tanggal tertentu yang telah diatur sebelumnya Data induk nasabah masing-masing data, pada data induk dibedakan nomor ID nya. Artinya seorang dapat menjadi anggota nasabah pinjaman sekaligus nasabah tabungan, akan tetapi mempunyai 2 nomor rekening yang berbeda. Nasabah Pinjaman Isian nomor reke...

Kode barang dalam multi harga di aplikasi POS

Gambar
Dalam usaha dagang, sering kali dijumpai suatu barang dengan berbagai satuan dijual bersamaan. Misal dalam toko Alat tulis kantor, ada buku ukuran A4 yang dijual eceran dengan harga 3000 dan dijual per pack (isi 10 buah) dengan harga 28.000. Secara konsep database, meski hanya 1 jenis buku yang sama, akan tetapi dianggap sebagai 2 entitas yang berbeda. Sehingga data di atas ditulis sbb: Kode – nama – harga jual - satuan 001 - buku ukuran A4 – 3000 – Pcs 002 - buku ukuran A4 – 28.000 – Pack Dan dapat dibayangkan apabila ada lagi buku tersebut yang satuan Kardus, maka akan menambah lagi entitas, menjadi 3 buah data dengan 1 buku yang sama. Kelebihan: validasi data terkait stok per kode barang dapat terjaga saat transaksi Kelemahan: entrian data yang sangat banyak dan updating stok ( dlm transaksi pemisahan, satuan misal beli dari supplier dalam kardus, harus dipecah2 ke dalam satuan kecil ) hal ini sering mengalami keterlambatan data stok yang update, terlebih dala...

Aplikasi Penjualan Tiketing PO (Perusahaan Otobis) , dengan denah kursi

Gambar
Musim liburan akhir tahun, selalu ditandai dengan eksodus bus pariwisata yang memenuhi berbagai jalanan,.terutama di jawa. Terkait dengan penjualan tiket bus yang reguler, banyak agen tiket bus yang melayani di berbagai tempat. Agen ini merupakan kepanjangan tangan dari PO yang menyediakan layanan trayek. Aplikasi ini, digunakan untuk rekap pencatatan penjualan tiket yang dilakukan oleh agen. Dari data transaksi agen-agen, kemudian dicatat ke data pusat, perusahaan otobus untuk mengetahui kondisi terkini. Misal no kursi pada denah bus yang berangkat, kpn berangkat dll. Terdapat gambar denah kursi tipe bus yang digunakan. Dalam aplikasi ini, baru ada 2 tipe denah kursi, apabila ada yang menginginkan, bisa ditambah dan disesuaikan dengan denah bus ang ada. Terdapat juga modul pembatalan tiket. Belum ada pencatatan terkait uang potongan yang dikenakan calon penumpang atas pembatalan itu. Modul ini, hanya menghapus transaksi penjualan tiket dan mengkosongkan lagi denah kursi yang me...

Petunjuk Pemakaian Aplikasi Sistem Informasi Digital Printing (SIDP) 3

Gambar
C. Surat Jalan Form ini digunakan untuk mencatat, barang order yang telah dikirim sebagian atau seluruhnnya ke customer. Dilengkapi cetak nota surat jalan untuk serah terima barang terkirim. Langkah mencatat: 1. no surat jalan otomatis terbentuk 2. cari no order yang akan dikirim ke customer 3. isikan nama file yang akan dikirim 4. isikan jumlah 5. tekan simpan D. Invoice ( Tagihan ) Digunakan untuk membuat tagihan dari order yang telah dikerjakan dan telah dikirim barang tersebut ke customer. Langkah: 1. pilihlah no order yang sesuai dengan identitas customer 2. pilih nama file yang akan ditagih 3. tentukan harga per satuan 4. tekan Simpan Item 5. tekan NO jika item yang disimpan sudah tidak ada, isilah PPN dan Diskon per nota tekan tombol Simpan untuk mengakhiri

Petunjuk Pemakaian Aplikasi Sistem Informasi Digital Printing (SIDP) 2

Gambar
Alur data sesuai desain di menu vertikal 1. Customer datang dengan membawa file desain ( *.jpeg, dan file image lainnya ) 2. Diterima dan dicatat bagian order a. pencatata Customer dan nama file b. penentuan jenis order dalam suatu divisi tertentu 3. Catat form produksi, mengambil no order. No order hanya akan tampil data di form pencarian, apabila Item order seusai dengan Divisi yang melekat pada user saat login. Missal: mr.X adalah staf bag divisi indoor, pd form Password, akan diberi user name dan password serta divisinya. Pada saat mencatat form Produksi,hanya akan mencatat no order yang sesuai dengan divisi indoor saja. 4. Surat Jalan, digunakan untuk mengirimkan orderan yang siap dipakai, ke customer. Tujuannya, utk menghindari kerusakan di gudang dan sesegera mungkin dipakai di customer 5. Invoice (tagihan), untuk membuat nota tagihan. Tahap tahap penggunaan aplikasi: DATA INDUK a. Form Material Digunakan untuk mencatat layanan yang disediakan. Data ini akan digunakan saat ...

Petunjuk Pemakaian Aplikasi Sistem Informasi Digital Printing (SIDP) 3

Gambar
A. Order Form yang digunakan untuk mencatat order kerjaan dari pelanggan. Langkah: A. Tekan tombol Baru utk mengkosongkan isian sekaligus membuat NO ORDER B. Atur tanggal C. Wajib isi kotak: ID Customer, Karyawan ,Material dan Dept D. Isilah QTY, Panjang, Lebar dan Lainnya, sebagai ukuran dari orderan yang diminta E. Pilih satuan, menentukan pada konversi yang akhirnya akan mengurangi bahan baku F. Pilih Dept,menentukan user di produksi yang hanya bisa mencatat no order yang terdapat item kerjaan dengan dept yang sama. G. Tekan tombol Simpan Tombol Ubah digunakan untuk mengubah berdasar No order keseluruhan, jika ingin mengubah ITEM order, dengan cara: 1) Pilih data pada table, klik 2 x akan tampak pesan konfirmasi "Yakin akan menghapus item ini?" 2) Pilih YES, item di table akan hilang, akan tetapi kotak isian di atas masih terisi data lama. 3) Ubah data yang lama, dan tekan tombol Simpan Tombol Hapus, digunakan untuk menghapus data keselurahan no order, untuk menghapus ...

Petunjuk Pemakaian Aplikasi Sistem Informasi Digital Printing (SIDP) 1

Gambar
System Informasi Digital Printing (SIDP) ini bersifat multi user. Tiap modul/form yang ada di aplikasi SIDP hanya bisa diakses/dibuka oleh user yang telah disesuaikan DIVISI atau bagian tempat kerja. Cakupan SIDP meliputi cetak mencetak dalam bahan tertentu dengan lebar yang disesuaikan dengan mesin digital printing. Tampilan pada form utama SIDP Lihat gambar di atas A - > menu horizontal ( atas kiri ) B - > menu vertikal ( kanan samping ) Apabila diperbesar tampak sbb: Secara garis besar, menu horisontal berisi laporan-laporan data transaksi dan form Utility ( seting Hak akses dan password ). Sedangkan menu vertical, berisi form-form untuk input data transaksi. Tahap pertama dalam menjalankan aplikasi adalah, mencatat data induk, mulai dari Material sampai dengan Supplier. Ganti Kunci (Password) Form ini digunakan untuk LOGIN saat aplikasi dijalankan. Selain mengisi user dan password, juga mengisi NIP dari data karyawan. Sehingga hanya data karyawan yang telah dicat...

Menu Utama dalam Digital Printing – Surat Jalan

Gambar
Percetakan dalam perkembangan setelah mengenal teknologi komputasi, mempunyai lompatan yang luar biasa. Yang dari suatu cetakan manual, dengan desain ”Mal” dan berulang ulang dalam prosesnya, sekarang begitu dimudahkan dengan digitalisasi. Customer datang ke Digital Printing, dengan membawa flashdisk, yang berisi gambar yang telah jadi ( jpeg ) atau juga masih dalam format file grafis, corel, photoshop dll. Suatu usaha digital printing,.mempunyai beberapa tahap proses bisnis. Alur proses dimulai dari Penerimaan order, produksi/pencetakan, delivery/surat jalan, dan invoice/tagihan.

Digital Printing, unik dalam perhitungan nilai tagihan

Gambar
Dalam manajemen administrasi digital printing, suatu order yang masuk berupa suatu file yang siap edit untuk dicetak. File bisa berupa gambar (jpg) atau pun masih berupa file corel dan format lainnya yang mendukung. Jelas berbeda apabila dibandingkan dengan sistem retail,.digital printing adalah suatu produk jasa yang didalamnya ada bahan baku yang meliputinya. Disamping ada ukuran baek panjang, lebar, serta jumlah ada juga tentang harga per unitnya alur sistem informasi digital printing meliputi: 1. terima order 2. proses produksi 3. delivery (pengiriman barang) 4. invoice (tagihan) desain unik digital printing, selain detail mengenai jenis order, juga mengenai nilai order itu sendiri. Misal kartu nama mempunyai hitungan nilai dengan perkalian harga per box dengan jumlah box yang dipesa , bandingkan dengan spanduk atau X Banner, yang mempunyai hitungan panjang kali lebar kalu dan kalikan dengan harga persatuannya. Padahal desain dalam invoice/tagihan mesti berada dalam 1 form/...