Sabtu, 30 Januari 2010

Manajemen Informasi Bengkel 02 – Aplikasi/program monitoring keuangan untuk bengkel

Lanjutan dengan Manajemen Informasi Bengkel 01,.hal dasar yang menjadi ciri khusus terkait dalam modul Kasir/Penjualan. Suatu usaha Bengkel yang sudah mapan dan maju, mempunyai aturan bisnis dalam memberi “fee” bagi karyawan. Konsep dasar aturan ini adalah untuk memberi keadilan semua karyawan,.”yang rajin dialah yang memperoleh penghargaan lebih”. Aturan ini lebih mengutamakan produktifitas bagi usaha bengkel, bisa berarti lebih banyak penjualan/servis yang dilakukan. Sehingga jika kembali ke modul stok barang, maka ada keterangan tentang prosentase untuk Teknisi, Asisten Teknisi dan Sales.
 

Maksud pemberian prosen tiap item barang adalah, untuk sharing profit komisi (bagi hasil) tiap2 penjualan yang dilakukan oleh staf, baik itu Teknisi, Asisten Teknisi ,Sales, Kepala Divisi, Kasir dan QC nya. Berbeda dengan Teknisi, Asisten Teknisi dan Sales, untuk (Kepala Divisi, Kasir dan QC) prosen komisi diberikan berdasar besar transaksi per nota nya sehingga akan diatur prosesn komisi melalui jabatan karyawannya pada modul master karyawan.


 

Kita bahas berikutnya…

Manajemen Informasi Bengkel 01 – Aplikasi/program monitoring keuangan untuk bengkel


Usaha bengkel mempunyai proses bisnis yang sama dengan retail umum lainnya. Hal yang membedakannya adalah Manajemen Informasi Bengkel mempunyai tambahan produk jasa (menambal ban, cuci mobil/motor, spooring dll) yang harus dijadikan produk barang yang bisa dijual. Pendek kata produk jasa ini dianggap barang dagangan, sehingga mesti dientrikan/disimpan dalam database juga.



Untuk membedakan suatu item sehingga memudahkan dalam pencarian, maka dibuatkan suatu penggolongan berdasar kategori barang. Oleh karena menambal ban, cuci mobil/motor, spooring dll merupakan kategori jasa, maka apabila melakukan pencarian barang dapat dengan mengganti dengan kategori barang.


Pada modul stok barang ini, semua keterangan/atribut barang dapat diganti sewaktu-waktu kecuali STOK TERKINI. Hal ini didasari suatu konsep “monitoring keuangan – stok” yang terintegrasi, yang dimaksudkan bahwa segala perubahan terkait dengan stok harus melalui suatu transaksi dan harus TERLAPORKAN.

Ingat stok barang adalah ASSET ANDA, pengurangan dan penambahan suatu stok harus sesuai jumlahnya di tempat penyimpanan dan terlaporkan dengan segala variasi laporannya.



Selasa, 26 Januari 2010

Fasilitas Barcode dalam Aplikasi Manajemen Keuangan

Usaha retail dalam perkembangannya, selalu mempunyai frekuensi bisnis yang tinggi. Disamping umumnya retail berbasis usaha jual beli yang dibutuhkan masyarakat, dan juga retail bisa juga berarti penjualan eceran. Pramu niaga mempunyai kesibukan ganda, apabila (terutama yang baru) mesti mengingat-ingat harga jual tiap item barang (yang jumlahnya) bisa mencapai ribuan. Aplikasi desktop, mempunyai suatu keunggulan jika mampu memberi fitur berupa pemakaian BARCODE dan pencetakan barcode dengan printer biasa. Umumnya barcode reader bisa diibaratkan alat yang plug n play, colok usb nya dan langsung pake. Barcode reader mempunyai pengaturan pembacaan font barcode yang bisa di set dengan mengikuti manual nya sebelum dipake. Sehingga pemakaian barcode reader sudah banyak digunakan.

Dengan  kemudahan pemakaian barcode reader dan kecepatan akses data sewaktu menggunakan. Tinggal menyorotkan sinar barcode reader ke arah label barcode nya, maka langsung menampilkan informasi tentang produk barang itu.


Dalam develop aplikasi manajemen keuangan yang support barcode, pertama yang harus dipastikan adalah font barcode itu sendiri. Font barcode misal 3OF9.TTF, Code128bWin.ttf, FRE3OF9X.TTF harus diinstalkan dalam PC, yaitu copy paste di system/windows/font.

Aplikasi manajemen keuangan yang baek, selain dapat support dengan barcode reader, mesti bisa mencetak barcode nya. Banyak vendor printer barcode yang dijual di pasaran, tetapi harganya mahal masih diatas 2 juta. Apabila aplikasi manajemen keuangan dapat mempunyai fitur yang bisa mencetak barcode label yang bisa mencetak di kertas khusus pada printer biasa (tinta), maka akan menghemat pengeluaran dana untuk investasi printer cetak barcode label.




Senin, 25 Januari 2010

Hak Akses – modul standar aplikasi




Menyambung tentang user ilegal yang semisal (krn belum ada coding anti SQL injection nya), mampu masuk ke menu utama aplikasi. Apabila tiap-tiap menu mempunyai suatu validasi level hak aksesnya, maka user name tertentu yang telah terdaftar dan sudah diseting hak akesnya yang hanya bisa menggunakan modul-modul aplikasi itu.


Pada gambar di atas, pada sisi kiri adalah user name yang tercatat pada database. Tiap-tiap username mempunyai daftar menu aplikasi yang bisa diakses. Data menu aplikasi diambil/dipindah ke bagian daftar menu aplikasi yang dapat diakses , nah dari bagian ini, kemudian diatur hak akses untuk me LIHAT, TAMBAH, UBAH, HAPUS DAN CETAK. Simpan perubahan pengaturan

Dari modul ini, user ilegal yang bisa masuk via SQL injection, tidak dapat mengakses modul yang ada krn data namauser nya tidak ada dalam databse, sehingga aplikasi tetap aman..he3

Minggu, 24 Januari 2010

Secure Your Assets == Personal Indentifier Number

Pada suatu dialog interaktif yang diselenggarakanoleh radio network di Jakarta, yang membahas isu terhangat terkait dengan pembobolan uang nasabah via ATM (auto teller machine). Menghadirkan para pakar yang berkompeten, yaitu dari pihak bank dan juga dari vendor mesin ATM itu sendiri. Dialog diselenggarakan pada tgl 25 Jan 2010 dari pukul 07.00 – 09.00. Dalam salah satu dialog itu, ada salah satu panelis yang menyarankan untuk secara rutin mengganti PIN (personal indentifier number) agar dapat lebih aman. Di tengah pembicaraan, ada suatu pertanyaan, “…bagaimana jika kita sering ganti PIN, sehingga secara tidak sengaja PIN kita sama dengan PIN nasabah lain?..” begitu kira-kira pertanyaannya. “…apakah PIN yang sama tidak terjadi masalah.” Begitu lanjutan pertanyaan dari moderator.

Dari beberapa panelis, dengan segala hormat, pada awal-awal menjawab kurang ada keyakinan yang mendalam…cenderung dengan gaya-gaya diplomatis, yang hanya menyarankan, agar tidak sering-sering mengganti PIN.

Tergerak untuk sekedar sharing pengetahuan,.disela-sela breaking iklan,..saya mengirim SMS yang isinya:
“Meski PIN sama tapi tiap kartu ATM pasti beda username ato ID yg unik tiap2 kartu, shg krn validasi data harus dg username dan PIN,mk ga masalah,.jk ad yg sama PIN nya.”




Sesaat breaking iklan berakhir, kembali radio menyiarkan dialog tersebut…dan SMS saya dibaca pertama kali, kemudian diikuti beberapa SMS yang senada dan diakhiri dengan suatu testimoni SMS seorang ibu yang menyatakan PIN beliau sama persis dengan PIN ATM lain milik suaminya dan tidak terjadi masalah.
………….

Dalam kaitan ini, meski kartu ATM kita digandakan 1000 kali, asal kita benar-benar menjaga nomor PIN kita maka insyALLAH, akan kesulitan pihak pembobol ATM untuk trial error kombinasi 6 digit. Jelas memakan waktu lama dan tidak efisien…Kombinasi 6 digit (saya lupa teori di SMA berapa byk dari angka 0 s.d 9) akan diperoleh ribuan ato buanyak kemungkinan acak nomor kita. Sehingga para pembobol melengkapi diri dengan spy camera agar ga usah trial error yang bikin pegel jari-jari tangan…he3
…….

Begitulah…dalam dunia teknologi informasi, validasi user name dan password menjadi hal yang sangat wajib dlakukan. Dalam setiap aplikasi, tidak semua user berhak mengakses modul-modul dalam aplikasi usaha. Hanya pemegang “all access” diberikan pada supervisor ato pemilik usaha. Hal ini menjadi standar umum sistem aplikasi berbasis jaringan ato yang multiuser.

Teknologi informasi tidak bisa lepas dari database, oleh karena database manajemen sistem menggunakan syntax SQL (structured query language) baik dalam manipulasi dan definisi data, maka para hacker mencari kelemahan dari sini juga (disamping masuk melalui “pintu belakang” system operasi yang berlubang , baca ttg hacking dll). Istilah yang berkembang di kalangan IT adalah SQL injection.


SQL injection dalam desktop aplikasi dilakukan dalam form Login. Seseorang berusaha masuk dan menggunakan aplikasi (tanpa harus menggunakan username dan password yang tersimpan di database) sehingga mempunyai hak akses sebagai supervisor atau all access. Validasi (pengecekan data) suatu form Login menggunakan syntax SQL, secara umum sbb:

  "SELECT * FROM SyLogin WHERE NamaUser = '" & (txtUser) & "' AND pass = '" & (txtPassword) & "'"

Tampak dalam syntax, mempunyai arti : “tampilkan semua data pada tabel SyLogin dengan kondisi kolom NamaUser DAN kolom pass sesuai dengan nilai kembalian objek visual dalam aplikasi (txtUser dan txtPassword)”

Hal yang perlu ditekankan disini adalah bahwa kondisi yang terpenuhi adalah baik kolom NamaUser DAN kolom pass harus mempunyai nilai yang sama dengan objek visual (textbox). Jika dan hanya jika keduanya bernilai True atau benar, maka user dapat memasuki aplikasi.

Teknik SQL injection, secara sederhana harus bisa mengkondisikan kedua kondisi bernilai benar, yaitu dengan pernyataan (mis, " or "1"="1 ) yang dituliskan pada
Kotak isian Username dan juga password. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Dalam suatu teori logika, dua kondisi pernyataan ATAU (OR) jika hanya jika bernilai salah apabila kedua pernyataan itu juga bernilai salah.
Pada pernyataan " or "1"="1 (tanda petik, tanda yang digunakan dalam suatu aplikasi yang bertipe data string), dapat dibaca sbb:

Pernyataan 1 adalah suatu karakter kosong yaitu ( " )
Pernyataan 2 adalah suatu pernyataan "1"="1 (yang apabila dibaca dalam aplikasi menjadi "1"="1" )

Kedua pernyataan digabungkan dengan suatu operand (tanda operasi OR)
Ingat, pernyataan OR bernilai salah, jika hanya jika kedua pernyataan itu juga bernilai salah. Sehingga apapun bentuk pada pernyataan 1, karena pada pernyataan 2 adalah bernilai Benar, maka kondisi "1"="1" ini akan dibaca oleh syntax SQL bernilai benar.

Sehingga dengan mengetikkan pernyataan " or "1"="1 ini pada kotak isian username dan password, maka user ilegal dapat masuk. Pernyataannya adalah, dapatkah user ilegal itu mengakses modul-modul aplikasi yang ada?

Script anti SQL Injection menjadi suatu syarat mutlak pada standar aplkasi desktop dan web yang berbasis multi user. Yang secara garis besar harus bisa mengubah suatu pernyataan-pernyataan “berbahaya” terkait SQL Injection, misal penggunaan kombinasi OR tanda petik dua (“) dan satu (‘)


Function AllowCharPass(SQLStrPass As String) As String

NotAllowCharSet = "' union select UNION SELECT ; -- | Or And "
splitStr = Split(NotAllowCharSet, " ")
For i = 0 To UBound(splitStr)
If splitStr(i) = "'" Then
SQLStrPass = Replace(SQLStrPass, splitStr(i), "/")
Else
SQLStrPass = Replace(SQLStrPass, splitStr(i), "")
End If
Next i
AllowCharPass = SQLStrPass
txtPassword.Text = AllowCharPass
End Function

Silakan googling di VB-bego.net …….

Bisa Ya bisa Tidak, tergantung sudah dilengkapi belum suatu aplikasi dengan modul pengaturan HAK AKSES









Setting Perkiraan - Akuntansi (2)





Dalam membangun aplikasi dengan konsep “Akuntansi untuk bukan orang akuntansi”, harus membuat suatu aplikasi itu, mudah dalam penggunaan tanpa harus mengerti dan paham tentang posting debet kreditnya. Meski begitu, untuk ke depan jika user memperlukan perubahan (penambahan/pengurangan) nama perkiraan dalam perkembangan usahanya, maka akuntansi dasar tetap menjadi bekal dalam menyimpan setting perkiraan ini.

Aplikasi ini mengacu suatu kaidah baku akuntansi, sehingga dikenal juga konsep tingkat perkiraan (level account). Developer mesti membuat tampilan pada modul setting perkiraan sehingga perkiraan yang berada di level yang lebih besar menjadi “anak” atau sub level. Lihat gambar berikut




  Rancangan pembuatan level perkiraan ini, akan mempermudah dalam penggolongan laporan akuntansi, mulai dari buku besar, neraca saldo, neraca riil, Lap rugi laba, dan juga perubahan modal.

Dalam pengaturan perkiraan ini, tiap-tiap perkiraan harus diberi sifat (debet/kredit) pada level terkahir (ke-3). Dengan memberi sifat ini, maka akan memudahkan programmer untuk membuat laporan dengan validasi yang benar. Oleh karena ada suatu perkiraan, misal akumulasi penyusutan kendaraan, merupakan suatu perkiraan yang digolongkan dalam suatu aktiva (asset) tetapi perkiraan ini bersifat (mengurangi) aktiva yang ada. Lihat gambar di bawah ini




Terkait dengan penyajian Laporan, maka teknik pembuatan Crystal Report (CR) mesti mengerti tentang formula. Teknik-teknik pada CR yang tidak berasal dari suatu field tabel yang berrelasi, kebanyakan menggunakan variabel yang dihitung pada compiler utk kenudian di”tangkap” di CR

Sabtu, 23 Januari 2010

Harga Pokok Penjualan (HPP) <> Harga dasar Jual (akuntansi 1)


 

Keunggulan relatif yang harus dipunyai developer desktop adalah dapat membangun sistem informasi manajemen keuangan yang berbasis akuntansi secara standar keilmuannya. Untuk dapat membangun manajemen keuangan yang berbasis akuntansi, harus mengerti dasar-dasar akuntasi itu sendiri. Oleh karena bukan dari “orang ekonomi”, seorang developer mesti banyak referensi buku, artikel, dan juga sharing dengan teman-teman yang sudah pengalaman (=praktisi) dalam menyusun suatu laporan akuntansi.


Berlatar akademis teknik…lebih suka berpegang pada suatu aturan (baca rumus baku) persamaan dasar akuntansi. Yaitu

Aktiva = Hutang + Modal 
Dengan sisi kiri tanda sama dengan disebut sebagai DEBET dan sisi kanan disebut KREDIT.
Apabila dijabarkan dengan bisnis retail (usaha dagang) maka dapat berlaku persamaan akuntansi sbb:

Aktiva + Piutang + Pembelian + Biaya + retur Jual= Hutang + Modal + Pendapatan(Penjualan) + Retur Beli


Dari persamaan inilah, dibangun suatu aplikasi dengan konsep “aplikasi akuntansi untuk orang bukan akuntansi”. Maksudnya, adalah user tinggal menekan tombol simpan untuk mencatat transaksi dan menghapus untuk mebatalkan tanpa harus pusing-pusing melakukan posting debet / kredit disetiap modulnya. Bahkan di modul penyesuain atau jurnal umum (non operasional).



Kembali ke judul di atas, HPP yang diterminologi akuntansi ternyata rangkaian hitungan yang berhubungan dengan persediaan barang dan jumlah pembelian (retur, potongan, baiaya angkut). (lihat gambar laporan Laba Rugi). 

HPP digunakan untuk mendapatkan laba kotor, bisa dikatakan merupakan selisih dari persediaan barang awal periode akuntansi yang ditambah dengan segala transaksi pembelian(dengan segala nilai transaksi lainnya yang mengikuti-retur, potongan, baiaya angkut-) kemudian dikurangi dengan persediaan barang diakhir periode.

Jadi sangat jauh maknanya dengan harga dasar jual. Suatu nilai yang ditentukan penjual untuk menetapkan harga jual dengan variabel tambahan tertentu agar memperoleh profit marginnya. Harga dasar jual dalam suatu aplikasi retail dapat ditentukan ketika melakukan entri pada modul pembelian. Akan tetapi bisa juga dilakukan perubahan harga jual pada modul master data stok barangnya, untuk mengikuti perubahan harga jual yang tiba-tiba, tanpa harus melakukan transaksi pembelian.

Bagaimana cara untuk secara otomatis aplikasi memposting kan nilai transaksi ke dalam kode perkiraan?

Akan dibahas selanjuntnya…intinya harus membuat modul setting perkiraan dan LINK otomatisasi.

Manajemen Keuangan Sekolah – Kesiswaan



Basis utama manajemen keuangan sekolah adalah transaksi pembayaran SPP siswa. Disamping transaksi inilah yang paling banyak terjadi sekaligus yang paling kompleks, dikarenakan jumlah siswa dengan berbagai kondisinya. Developer system informasi. melakukan pengumpulan berkas transaksi pembayaran SPP, untuk mengetahui variabel data apa saja yang terkait. Dari berkas SPP tadi, dilakukan normalisasi sehingga diperoleh entitas data berupa tabel-tabel yang atomic (tabel yang tidak bisa dipecah lagi). 

Tabel-tabel yang ada dalam suatu berkas SPP meliputi (umumnya secara garis besar): tabel siswa, dan pembayaranSPP. Oleh karena sekolah umumnya memakai aplikasi ditengah perjalanan usaha, maka hal yang mesti dikaji lebih lanjut adalah mengenai update tunggakan SPP. Aplikasi yang akan dibuat mesti bisa menyesuaikan keadaan (terkait histori tunggakan) tiap-tiap siswa. Untuk selanjutnya, tunggakan akan bertambah apabila siswa tidak membayar SPP dan sebaliknya akan terkurangi dengan membayar SPP melebihi ketentuan besar SPP per bulannya.

Secara umum atribut tabel 
siswa sbb: NIS, nama, alamat,TglLahir, kelas, SPPperBulan, dan tunggakanSPP
pembayaranSPP sbb: no_Trx, tanggal, NIS, bayar, SPPperBulan, dan kurang

penjelasan :
pada tabel siswa, (NIS, nama, alamat, TglLahir) adalah atribut identitas siswa. Meskipun apabila sekolah tersebut mengenal konsep “Terpadu” (dari TK s.d SMU) bisa melanjutkan di sekolah tsb, maka (NIS, nama, alamat, TglLahir) harus dipisah lagi menjadi identitas pribadi dan identitas siswa. Hal ini agar dapat memenuhi keadaan dimana seorang anak bisa mempunyai NIS yang berbeda di sekolah tersebut (tentunya dengan tingkat pendidikan yang berbeda).

Sehingga mesti ada tabel Pribadi_Siswa dgn atribut (ID, nama, alamat, dan TglLahir), serta tabel Siswa dgn atribut ID,NIS, kelas, SPPperBulan, dan tunggakanSPP.


. Untuk lebih lengkapnya silakan download DISINI

user name: 3 dan password: 3 utk menjalankan software

Minggu, 17 Januari 2010

desktop aplikasi


Aplikasi komputer (orang lebih suka menyebut, program) selama ini mempunyai minimal 2 kelompok besar yaitu web dan desktop. (Selain tentunya teman-teman yang membuat aplikasi di handphone dan console lainnya.). Segala tujuan pembuatan aplikasi itu, haruslah disesuaikan dengan kebutuhan dan mekanisme proses bisnis yang digunakannya. Selama ini, sesuai perkembangan teknologi compiler baek web dan desktop, ada perbedaan yang mendasar penggunaan compiler utk membangun suatu sistem informasi. Perbedaan itu adalah, web aplikasi digunakan (lebih banyak) untuk marketing online sedangkan desktop aplikasi untuk pengelolaan keuangan (terkait transaksi langsung) perkantoran.

Pertanyaan nya, apakah web aplikasi bisa menggantikan desktop aplikasi?
Secara logika dasar tentang fitur web develop tool saat ini, maka jawabnya adalah bisa (terutama untuk jaringan LAN). Akan tetapi jika ditelusuri lebih lanjut, (terkait keamanan data transaksi keuangan, budget utk investasi aplikasi, kerjasama dgn pihak ketiga- bank dll-, apakah support barcode reader ) maka untuk manajemen keuangan administrasi perkantoran, lebih condong (masih) ke desktop aplikasi.

Secara ideal, suatu kantor memerlukan 2 jenis aplikasi (web dan desktop) yang saling mendukung, dengan satu database terpusat (bisa dengan dedicated server). Akan tetapi, jika tidak memungkinkan, bisa dengan databse terpisah. Web aplikasi dengan hosting dan domain yang telah dibeli serta desktop aplikasi dengan databse yang berada di PC dilapangan.

Sekali lagi karena pertimbangan bahwa web aplikasi lebih untuk marekting online dan desktop aplikasi untuk manajemen keuangan dan monitoring asset.

Sabtu, 16 Januari 2010

coding tanpa querying....?

Anda sebagai developer sistem informasi,tentunya harus paham tentang proses bisnis yang harus diterjemahkan dalam bentuk aplikasi. Pengalaman selama ini, seorang developer memulai kerja dengan mengumpulkan data dan berkas-berkas transaksi serta laporan. Tujuan akhir suatu sistem informasi adalah memperoleh sajian laporan yang lengkap, akurat, valid dan cepat. Kemampuan menguraikan dan menglompokkan entitas database menjadi suatu struktur tabel yang baek dan saling berhubungan (utk selanjutnya disebut normalisasi) adalah sangat mutlak.





Penyajian data dalam bentuk suatu laporan, dinamakan querying. Teknik/kemampuan ini, memerlukan pemahaman yang baik tentang SQL structure query language ..silakan googgling untuk memperoleh segala hal terkait. Syntax SQL selalu dituliskan ketika akan meyimpan,menghapus,dan mengubah data transaksi. Begitu pula ketika akan menampilkan laporan yang diperlukan.

Kapan kita menerapkan syntax SQL? Dalam tahap develop aplikasi, pertama nulis coding syntax SQL pada tombol-tombol simpan, ubah, hapus dan cetak. Syntax SQL kadang juga ditulis saat membuat laporan pada software seperti crystal report, active report dll.

Kemampuan coding, selain mengerti dengan baek ttg compiler utk develop aplikasi tadi, juga harus ngerti ttg syntax SQL. Sekali lagi jika anda developer sistem informasi. Tanpa ada kemampuan querying, jelas akan menghasilkan aplikasi yang (maaf) ecek-ecek…he3.

Coding n queryng adalah satu kesatuan yang ga dipisahkan.

Selasa, 12 Januari 2010

under pressure

"under pressure...lembur, duduk lama dikursi, sambil pegang kening kadang-kadang. "

itulah programmer yang sedang melototin barisan codingnya. Sebenarnya, asal badan sehat, ngerti dengan baek proses bisnisnya, dan....tidak sedang over loaded isi otaknya. Program yang sulit pun bisa dikerjakan dengan baek, sekali lagi dgn syarat di atas.




Senin, 11 Januari 2010

Investasi IT Dalam Usaha Anda

Perkembangan usaha yang semakin besar jelas lah mempunyai dampak terhadap kapasitas transaksinya. Pada saat awal memulai usaha, mungkin dengan bekal pena dan kertas, semua pencatatan transaksi dengan mudah dapat ditangani. Usaha lumayan berkembang, mulai terasa capek menulis setiap transaksi..karyawan menjadi pilihan untuk menggantikan posisi kita (dalam mencatat transaksi lah..he3). Dan otak manusia, lingkungan serta keinginan (baca: nafsu) ternyata sangat labil. Artinya karyawan kita yang dari desa ketika mula pertama kita kenal,.sangat santun, lugu sehingga mudah diarahkan..lambat laun mulai tampak perubahan karakternya. Lingkungan kota dan pergaulan membawa dampak di usaha kita. (ko bisa ya??). Maksudnya, mulai terjadi penyimpangan pencatatan transaksi manual, sehingga tidak menggambarkan realita asset usaha sesunggguhnya (jelas lah…asset berkurang, menguap ga jelas). Bisa karena salah hitung atau hal yang lainnya..

Terpikirkan lah, suatu cara untuk mengatasi ini, dengan sistem monitoring asset usaha yang handal. Komputer, sebagai saran untuk pencatatan digital menjadi pilihannya. Usaha kita telah dilengkapi komputer. Segala pencatatan dilakukan di software bawaan office, OS ternama. Perhitungan menjadi cepat dan akurat. Kesalahan hitungan sudah bisa diatasi. Sampai suatu akhir bulan, ketika ingin mengetahui jumlah stok usaha kita, terjadi kesulitan. Pencatatan transaksi jual beli tidak secara otomatis mengedit perubahan stok yang ada. Ditelusuri lagi, ternyata masih banyak penyimpangan..Akhirnya komputer dengan software bawaan office kurang membawa memuaskan.

Aplikasi monitoring asset usaha menjadi pilihan investasi untuk mengamankan asset Anda. Setiap pengguna mempunayi user name dan password tersendiri, sebagai pengenal setiap transaksi yang dilakukannya. Sehingga monitoringnya tidak hanya mengetahui jumlah asset, juga siapa yang menalukan transaksi itu. Fungsi lainnya adalah bisa menciptakan sistem usaha yang nyaman, artinya tidak ada lagi ketidak harmonisan hubungan owner – karyawan, hanya karena kecurigaan terhadap asset yang tidak termonitor dengan jelas.

Oleh karena tidak setiap usahawan mempunyai staf yang bisa membuatkan aplkasi ini, maka pengadaan aplikasi monitoring asset ini sama juga ber investasi. Suatu tindakan pengamanan dengan jaminan kelangsungan usaha yang mapan ke depan.  Pembelian beberapa juta rupiah untuk mengamnkan asset usaha yang ratusan juta rupiah lainnya. 

Minggu, 10 Januari 2010

Developer IT- Aplikasi Layanan Monitoring Asset

Dalam lingkup develop aplikasi, meng edit suatu”lautan baris” coding, lebih susah dibanding membuat dari awal dan mendesain sendiri. Lebih singkatnya, meneruskan suatu aplikasi yang belum jadi, tanpa mengerti detail data alur nya dan segala desain struktur database, adalah pekerjaan yang membutuhkan energi yang lebih banyak. Membuat aplikasi ibarat membangun sebuah gedung atau rumah seperti halnya institusi kontraktor yang mempunyai seorang arsitek untuk mendesain rancangan gedung, pekerja yang membuat gedung serta mandor/quality control yang menilai apakah bangunan sesuai rancangan atau tidak. Jelas kerja team, tidak bisa dibanding-bandingkan peran serta masing-masing. Semua penting dan mempunyai fungsinya, tanpa ada hirarki struktural. 

Begitu juga dengan membuat aplikasi. Tahap pertama seorang analis sistem harus berhasil merumuskan dan meterjemahkan suatu proses bisnis usaha. Mengumpulkan, memilahkan objek-objek data yang penting dan merancang sistem alir data dari awal transaksi hingga terbentuk suatu laporan-laporan yang dibutuhan. Kegagalan seorang analis sistem, mengakibatkan ketidakhandalan aplikasi dalam merespon suatu perubahan bisnis.

Tahap kedua, rancangan sistem alir data tadi dikonversi menjadi suatu tabel-tabel dalam Database Manajemen Sistem. Dirancang oleh seorang database administator, mendesain hubungan antar tabel, agar bisa di”baca” oleh programmer untuk di coding pada suatu compiler. Kegagalan database administator dalam merancang sistem relasi tabel DMBS, mengakibatkan kesulitan membuat laporan-laporan penyajian data yang dibutuhkan end user/owner. Dan butuh waktu yang agak lama, untuk melacak kembali data-data agar tersimpan sesuai proses bisnis yang benar.

Dengan mengetahui proses pembuatan suatu aplikasi, maka sesungguhnya “membuat program” sama dengan membangun/ develop. Oleh karena itu, banyak teman-teman pembuat aplikasi mereka menyebut Developer Application. Istilah developer sudah berkembang tidak menjadi monopoli istilah di teknik sipil, tetapi sudah masuk ke wilayah IT.

Jadi membuat dan mengetahui dari awal suatu proses bisnis adalah syarat mutlak keberhasilan membuat suatu aplikasi yang handal. Tanpa itu, aplikasi tidak akan bisa dipakai karena akan menghasilkan laporan yang salah. Komunikasi dan kerja sama antara analis sistem, database administrator serta programer sangat penting. Bagaimana jk seorang ya analis sistem, database administrator ya serta programer pun juga iya…he3…(dirangkap semua)..Itu malah lebih mudah dalam men Handle apikasinya nanti, tinggal adaptasi coding, jika aplikasi itu dah lama ga disentuhnya.

sekilas info- Aplikasi Layanan Monitoring Asset

Dominasi negara maju terhadap dunia, tidak lepas karena penguasaan informasi. Penguasaan informasi meliputi cara memperoleh, mengolah dan menggunakan informasi “matang” untuk tujuan lebih lanjut. Misalnya dengan teknologi satelit yang dapat memotret 60 meter di bawah permukaan tanah sehingga dapat diperoleh informasi sumber-sumber minyak di belahan dunia, pihak yang mempunyai informasi ini dengan leluasa mengendalikan pasaran minyak dunia.


Informasi merupakan kata kunci “kemenangan”, siapa pun yang lebih dahulu memperoleh informasi dan memanfaatkan sebaik mungkin, dapat dipastikan dialah pemenangnya. Kaitannya informasi dengan teknologi saat ini adalah komputer, keterbatasan manusia untuk mengingat, mengolah dan memanfaatkan informasi tadi, menjadi alasan yang logis untuk menguasai ilmu komputer.

Ilmu komputer yang fokus tentang informasi, orang menyebut teknologi informatika. Di cabang ilmu komputer ini, dibahas mulai dari pengertian, sumber dan pengolahan informasi, hingga tentang penyajian suatu laporan yang digunakan sebagai pengambilan keputusan strategis. Informasi itu sendiri merupakan kumpulan data yang telah mengalami proses pengolahan, sehingga siap digunakan. Kumpulan data ini saat disimpan dalam komputer, mengikuti aturan dan software tertentu sebagai database, misal oracle, mysql, ms SQL server, ms access, DB2, postgress, ms Visual Foxpro, dBase dll. Manajemen database saat ini menggunakan aturan yang paling populer yaitu SQL (structured query language), dengan software ini, database yang kompleks dapat dikelola dengan baik, dengan konsep relasional antar tabel. 

Di samping itu dipelajari juga tentang jaringan komputer karena informasi tidak terbatas pada hanya lingkup satu komputer yang terpisah (standalone), tetapi sudah menyangkut jaringan, baik secara lokal area maupun global (internet). Penguasaan terhadap instalasi jaringan sebagai pendukung terhadap distribusi maupun pengelolaan database.

Untuk “menjembatani” pengguna untuk mengelola database dengan mudah dan cepat, maka dibuatlah antarmuka (interface). Teknologi informasi saat ini, membedakan 2 antarmuka/form untuk mengelola database tadi yaitu antarmuka desktop dan internet (web). 

Software yang populer untuk membuat aplikasi antarmuka desktop saat ini Visual Basic 6 dan Delphi 7. Aplikasi antarmuka desktop menangani komputer standalone atau pun jaringan lokal area (LAN), aplikasi ini lebih ditujukan untuk menangani pengolahan data transaksi perkantoran, perdagangan, pendidikan, rumah sakit dll. Berikut ini contoh antarmuka dengan Visual Basic 6


Nota Terbilang- Aplikasi Layanan Monitoring Asset


sebuah nota terkadang dibutuhkan suatu keterangan yang menjelaskan besaran uang transaksi yang terjadi. Aplikasi yang baik, harus bisa secara otomatis mendukung tujuan ini. Artinya tanpa ada keterangan yang ditulis manual utk membilang angka rupiah, tetapi sudah ada mekanisme utk mengubah suatu bentuk angka menjadi tulisan.

misal 123  -> seratus dua puluh tiga

          1050 -> seribu lima puluh rupiah

dll

dalam teknik coding VB..ada yang menggunakan class modules utk membuat syntax pembilang angka. Setelah ditulis kemudian dapat diarahkan ke crystal report menggunakan formula yang menangkap variabel dari VB.

misal dlm form CR nya sbb:

  If (a.fileExists(App.Path & "\cr_Pcode\NotaOrder.rpt")) Then
  Set crReport = crApplication.OpenReport(App.Path & "\cr_Pcode\NotaOrder.rpt")
  Else
  MsgBox "file tidak ditemukan..Hubungi Programmer"
  Exit Sub
  End If

crReport.FormulaFields(4).Text = "'" & ClassNumConvert.ToWords(FrmOrder.TxtBayar, True) & "'"

=======

 

No Nota yang hilang- Aplikasi Layanan Monitoring Asset

dalam banyak hal, setiap transaksi pasti ada Nomornya...dan jelas akan berbeda tiap transaksinya. Dalam konsep DBMS, kode ini termasuk primary key. Oleh karena tiap transaksi itu bernilai uang, maka monitoring nomor (khususnya Nota jual) menjadi bagian yang penting.

Adalah suatu hal yang penting, sehingga developer bisa melaporkan setiap transaksi per periode waktu. Akan tetapi, apabila ada ketidakurutan nomor nota pada laporan periodenya, menjadi hal yang patut dikritisi..sekali lagi terkait setiap nota ada nilai uangnya.

dengan mengetahui detail no nota maka owner dpt dengan leluasa bisa monitoring pemasukan per periodenya. 

adakalanya, suatu nota karena salah entri, kmd dihapus, utk dibuatkan nota yang lain sesuai transaksi yang benar. Nah untuk mengantisipasi adanya no nota yang hilang maka harus disimpan dalam tabel tersendiri. Banyak asumsi tentang no nota yang hilang...bisa karena alasan tadi, ato suatu tindak penyelewengan...he3

jadi pencatatan terhadap no nota yang dihapus secara sengaja memang perlu dan wajib.

Jumat, 01 Januari 2010

monitoring data- Aplikasi Layanan Monitoring Asset

dalam suatu kesempatan mendengarkan kisah sukses para owner usaha, ada tertangkap semangat membara perjuangan hidupnya, hingga memperoleh pencapaiannya. Usaha dirintis bertahap dan mengoptimalkan sumber daya yang ada. "Jangan buru-buru ambil hutang, sebelum jelas perkembangan usaha kita. Hutang digunakan untuk memperbesar usaha, tp mulailah usaha dg semangat dan modal yang ada".  

Terkait dengan hutang piutang, penting dalam suatu aplikasi untuk memonitoring baek jatuh tempo, saldo ato pun histori pembayarannya. Untuk Jatuh Tempo ada baeknya, sistem dilengkapi fitur peringatan, apabila tanggal sistem komputer telah melampaui tanggal jatuh tempo hutang/piutang.

Lebih lanjut adalah pentingnya suatu monitoring data terkait no nota penjualan. Apabila transaksi perhari masih bisa ditangani oleh owner dan karyawan baru 1 ato 2, hal ini secara manual masih bisa dipantau dengan baek. Tetapi jika karyawan mencapai belasan dan transaksi sudah tinggi, maka monitoring Nota sangat penting. Nota penjualan, secara transaksi normal, akan tersimpan secara otomatis, ketika dilakukan penjualan barang. Ada kalanya Nota tadi salah, dan harus dihapus dengan berbagai pertimbangan. Oleh karena Nota adalah alat bukti penjualan, maka nota yang dihapus (krn salah/tidak jadi..padahal nota sudah dicetak) haruslah disimpan dalam database. Dan data transaksi penghapusan nota dapat dimonitoring secara lengkap, sehingga urutan no nota akan terpenuhi. Hal ini untuk menjaga validasi dan kenyamanan hubungan kerja sama antara owner dan karyawan.

membangun aplikasi 4- Aplikasi Layanan Monitoring Asset

tahap selanjutnya dalam membangun aplikasi sistem informasi yang memenuhi standar adalah kemampuan penyajian laporan dengan berbagai variasi. Pada tahap ini, faktor yang sangat menentukan adalah rancangan desain struktur database (DB). Apabila aplikasi gagal menyajikan laporan sesuai kebutuhan user/pelaku bisnis, maka haruslah diadakan update struktur DB. 

ada beberapa tool penyajian laporan yang handal..crystal report, active report dll. Berikut contoh laporan data transaksi angsuran pada sebuah lembaga bimbingan belajar...

dalam rancangan desain struktur DB, kenyataan hanya ada 1 jenis hubungan antar tabel, yaitu one to many, yang paling dominan. Untuk hubungan one to one,..sebenarnya tidak ada, maksudnya, 2 tabel itu masih dalam 1 entitas yang sama, sehingga tidak perlu dipisah. Gabungkan aja 2 tabel one to one menjadi 1 tabel dengan atribut yang lebih detail/lengkap.

dalam penyajian laporan, penting sekali adanya pilihan periode waktu dan juga summary tiap kolom angka yang penting. Hal ini dapat digunakan pelaku bisnis utk evaluasi kinerja staf dan sistem bisnisnya, apakah sudah berjalan baek ato belum.

untuk menghasilkan laporan dengan crystal report, dapat digunakan formula untuk menghitung agregat jumlah atau pun penggunaan running total fields dengan berbagai variasinya. Untuk lebih lengkap silakan pelajari sendiri...Jika butuh bantuan, saya terbuka untuk sharing.

membangun aplikasi 3- Aplikasi Layanan Monitoring Asset


skill coding dan penguasaan akan relational database managemen system (rdbms), untuk kemudian dilengkapi dengan desain form aplikasi yang menarik serta  memberi kemudahan bagi orang awam (user). Salah satu, kemudahan penggunaan adalah adanya fasilitas pencarian data di setiap formnya. Hal ini, menjadi aplikasi standar profesional saat ini, yang mengacu pada keterbatasan manusia dalam mengingat suatu hal (data).

fasilitas pencarian bisa berupa tombol disamping kanan kotak isian, tiap transaksi yang memerlukan kolom kunci. Oleh karena, suatu kolom(=baca field) kunci, berupa karakter yang susah dihafalkan.

Gambar di atas, adalah Form Nasabah suatu koperasi simpan pinjam (terima kasih Pak Joko, owner karya mandiri, Sleman,YK...atas kepercayaannya). Terlihat ada tombol pencarian data nasabah di sebelah kanan kotak isian nama. Apa bila tombol itu di pilih, maka akan keluar kotak isian sbb:

kotak bantuan pencarian akan muncul di kiri bawah. Pada kriteria pencarian diberi pilihan, yaitu NoRek, Nama, Kelurahan dll, setiap mengetik pada kotak isian di kanannya, maka otomatis akan me sortir isi tabel sesuai pencarian.

dan seterusnya...setelah diperoleh data yang diinginkan maka kita klik 2 kali, maka data akan terisi pada form nasabah.

artikel IT lainnya

Loading...

Portofolio

Lebih dari 5 tahun berkarya dan menghasilkan produk jasa berupa “aplikasi monitoring keuangan dan asset”. Terbukti klien tersebar di seluruh nusantara : Sumatera Barat, Riau, Lampung, Jabar, Jateng, DIY, Jatim, Bali dan Kalimantan. Kami sanggup membangun sistem informasi monitoring keuangan segala bentuk sistem bisnis.
Lihat Facebook Profil
Fitur – fitur utama aplikasi kami antara lain:
1. mendukung multiuser
2. mempunyai tingkatan hak akses berdasar user name saat login
- hak untuk membuka modul
- hak untuk mengakses tombol (simpan, ubah, hapus, cetak)
3. dilengkapi fasilitas pencarian data, tiap modul dengan pilihan kategori pencarian, sehingga user tidak kesulitan menampilkan/mencari kembali.
4. mempunyai mekanisme backup database setiap menutup aplikasi
5. support barcode reader dan mini printer, dan segala pencetakan continous form kertas
6. mempunyai fasilitas membuat label barcode sendiri, sehingga menghemat jutaan rupiah untuk pengadaan printer barcode
7. laporan yang lengkap dan detail
- per periode tanggal
- per ID tertentu (karyawan, Customer dll)
- laporan detail dan summary
- laporan dapat berbentuk grafik dan gambar suatu barang.
- Laporan yang dapat di export ke format ms word, pdf, ms excel dll
8. Lebih dari puluhan laporan tergantung kompleksitas sistem
Kelebihan (strengness):
1. Tanpa ada batas waktu penggunaan
2. Dapat disetup di semua PC/Laptop yang ber platform windows
3. Multi User, tanpa ada batasan jumlah PC yang terhubung
4. Mempunyai Tingkat Akses Pengguna yang dapat diatur.
5. Laporan dapat diexport ke dalam format Microsoft Office (Excel, Word), Portable Document Format dll
6. Tiap transaksi akan mencatat pengguna yang melakukan, sehingga mudah dalam monitoring.
Kelemahan (weakness)
1. Hanya bisa menggunakan platform windows.
Peluang (opportunity)
1. Aplikasi menggunakan compiler (bahasa pemrograman) yang sangat kompatibel dengan windows
2. Mudah dalam adaptasi penggunaannya
Hambatan/ancaman (threat)
platform windows, rentan terhadap virus

Terima Kasih Kunjungan Anda